Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Test link

Materi 1 - Pengenalan PHP

 PHP (HyperText Preprocessor)

1. Pengenalan PHP

PHP (Hypertext Preprocessor) adalah bahasa pemrograman yang digunakan untuk membuat dan mengembangkan aplikasi web dinamis dan interaktif. PHP bersifat server-side scripting, yang berarti kode PHP dieksekusi di server, kemudian hasilnya dikirim ke browser pengguna.

PHP dapat digunakan untuk membuat situs web dinamis, mengelola database, mengirim email, dan banyak lagi.

2. Variabel di PHP

a. Pengertian Variabel

Variabel adalah tempat untuk menyimpan data dalam program. Variabel di PHP diawali dengan tanda $, diikuti dengan nama variabel.

b. Penulisan Variabel

Variabel di PHP harus dimulai dengan tanda dolar ($), diikuti dengan nama yang dapat berupa huruf, angka, atau garis bawah. Namun, variabel tidak boleh dimulai dengan angka.

Contoh:

$nama = "John"// Variabel dengan string 

$umur = 25// Variabel dengan angka 

$nilai = 95.5// Variabel dengan angka desimal

c. Aturan Penamaan Variabel

  • Nama variabel harus diawali dengan huruf atau garis bawah (_), tetapi tidak boleh dimulai dengan angka.
  • Nama variabel bisa terdiri dari huruf, angka, dan garis bawah.
  • PHP bersifat case-sensitive, artinya $Nama dan $nama adalah variabel yang berbeda.

Contoh :

$nilai = 100

$Nilai = 90// Variabel berbeda meskipun hanya beda huruf besar/kecil

d. Variabel Superglobal

PHP menyediakan beberapa variabel global yang dapat diakses di seluruh skrip, seperti:

  • $_GET – Untuk data yang dikirim melalui URL (query string).
  • $_POST – Untuk data yang dikirim melalui form HTML menggunakan metode POST.
  • $_SESSION – Untuk data yang disimpan selama sesi.
  • $_COOKIE – Untuk data yang disimpan di cookie.
  • $_SERVER – Untuk informasi server dan lingkungan.
  • $_FILES – Untuk data file yang di-upload.

3. Tipe Data di PHP

PHP mendukung berbagai tipe data, antara lain:

  • Tipe Data Skalar:

    • String : Kumpulan karakter.
      $keterangan = "Hello World";
    • Integer : Angka bulat.
      $angka = 100;
    • Float : Angka desimal (bilangan real)
      $desimal = 10.5;
    • Boolean : Nilai benar (true) atau salah (false)
      $status = true;
  • Tipe Data Komposit:

    • Array: Kumpulan data yang dapat diakses menggunakan indeks atau kunci.
      $dataangka = array(123);
    • Object: Menyimpan data dalam bentuk objek.
  • Tipe Data Khusus:

    • NULL: Menunjukkan tidak adanya nilai.
      $var = NULL;

4. Operator di PHP

Operator digunakan untuk melakukan operasi pada variabel dan nilai.

  • Operator Aritmatika:
    • + (Penjumlahan)
    • - (Pengurangan)
    • * (Perkalian)
    • / (Pembagian)
    • % (Modulus)

Contoh:
$a = 10

$b = 20

$hasil = $a + $b// Hasil: 30

  • Operator Perbandingan:
    • == (Sama dengan)
    • != (Tidak sama dengan)
    • > (Lebih besar dari)
    • < (Lebih kecil dari)
    • >= (Lebih besar atau sama dengan)
    • <= (Lebih kecil atau sama dengan)

Operator Logika:

  • && (Dan)
  • || (Atau)
  • ! (Negasi)

5. Struktur Kontrol

a. If-Else

Struktur kontrol if digunakan untuk menjalankan kode berdasarkan kondisi tertentu.

$nilai = 75

if ($nilai >= 70) { 

  echo "Lulus"

else { 

  echo "Tidak Lulus";

}

b. Switch

switch digunakan untuk membandingkan nilai dengan beberapa kemungkinan.

$hari = "Senin";

switch ($hari) {

    case "Senin":

        echo "Hari pertama";

        break;

    case "Selasa":

        echo "Hari kedua";

        break;

    default:

        echo "Hari tidak dikenal";

}

c. Perulangan (Looping)

  • For: Digunakan ketika kita mengetahui jumlah iterasi.
    for ($i = 0$i < 5$i++) {
    echo $i;
    }

  • While: Digunakan ketika kita tidak tahu berapa kali iterasi.
    $i = 0;
    while ($i < 5) {
    echo $i$i++;
    }

  • Foreach: Digunakan untuk iterasi array.
    $arr = array(1234);
    foreach ($arr as $value) {
    echo $value;
    }

6. Fungsi di PHP

Fungsi adalah sekumpulan kode yang dapat dipanggil dan dijalankan dengan satu perintah.

a. Fungsi Baku (Built-in Functions)

PHP memiliki banyak fungsi bawaan yang bisa digunakan, misalnya:

echo strlen("Hello"); // Menghitung panjang string, Output: 5

b. Fungsi User-defined

Kita juga bisa membuat fungsi sendiri untuk memudahkan pemrograman.

function sapa($nama) {

    echo "Hello, " . $nama;

}

sapa("John"); // Output: Hello, John


7. Array di PHP

Array adalah tipe data yang dapat menyimpan lebih dari satu nilai.

a. Array Indeks

Array yang menggunakan indeks numerik.

$arr = array(102030); 

echo $arr[0]; // Output: 10

b. Array Asosiatif

Array yang menggunakan kunci (key) alih-alih indeks numerik.

$person = array("nama" => "John""umur" => 25);

echo $person["nama"]; // Output: John


8. Superglobal Variabel

Superglobal adalah variabel yang dapat diakses di seluruh script PHP tanpa perlu deklarasi global.

Contoh:
echo $_GET['nama']; // Mengakses data dari URL dengan metode GET


9. Pengolahan Formulir

PHP sering digunakan untuk memproses data dari formulir HTML.

index.php

<form method="POST" action="proses.php">

    Nama: <input type="text" name="nama">

    <input type="submit" value="Kirim">

</form>


proses.php
$nama = $_POST['nama'];
echo "Nama Anda adalah " . $nama;


Kesimpulan
PHP adalah bahasa yang sangat fleksibel dan powerful dalam pengembangan aplikasi web. Dengan memahami dasar-dasar seperti variabel, tipe data, operator, struktur kontrol, dan array, Anda dapat mulai membangun aplikasi web yang lebih kompleks

Posting Komentar

© Belajar TIK. All rights reserved. Premium By Raushan Design